Showing posts with label 7.3. Piramida Cina. Show all posts
Showing posts with label 7.3. Piramida Cina. Show all posts

Friday, May 2, 2014

Piramida Cina dan Peradaban yang Hilang di Xia Barat

Piramida Cina dan Peradaban yang Hilang di Xia Barat


Photo: Clarence Chua
Kalau bicara soal Mesir, yang langsung terlintas di kepala adalah Firaun dan piramida.
Namun, bangunan-bangunan kuno semacam itu sebetulnya tidak hanya ada di Mesir.
Piramida-piramida besar juga ditemukan di Teotihuacán, Mexico.
Dan makam segitiga di Tikal, Guatemala, bahkan ada ukirannya di film Star Wars yang berjudul The Empire Strikes Back.
Tapi apakah ada piramida di Cina?
Koresponden kami Clarence Chua mengunjungi Ningxia untuk mencari tahu.

Carilah ‘Piramida dan Cina’ di internet dan Anda akan menemukan banyak sekali teori konspirasi.
Rumor adanya piramida di Cina pertama kali beredar selama Perang Dunia II, ketika pilot Amerika James Gaussman mengklaim telah melihat ‘piramida putih raksasa’.

Sebelum Cina membuka diri di akhir 1970-an, banyak bangunan kuno ini terletak di daerah terlarang dan tidak dapat diakses orang asing.

Ini memicu munculnya tudingan terhadap pemerintah yang dianggap menutup-nutupi keberadaan piramida Cina, tapi juga kehadiran makhluk luar angkasa.
Saat ini saya berada di Museum Xia Barat di luar ibukota Ningxia di Yinchuan.
Tak jauh dari sini, ada yang disebut piramida Cina.
Namun, para ilmuwan Cina berulang kali menekankan kalau piramida-piramida ini awalnya adalah makam.

“Piramida ini awalnya pagoda berbentuk heksagonal. Setelah beberapa waktu, hampir seribu tahun, mereka rusak oleh erosi dan aktivitas manusia. Pagoda itu kehilangan bentuk aslinya dan sekarang terlihat seperti sebuah piramida. Piramida di Mesir sebenarnya makam, tetapi di Xia Barat, 'piramida' adalah sebuah pagoda dan makam yang sebenarnya ada di depannya. Jelas tidak ada hubungan antara keduanya.”

Wang Chang Fen, ahli peninggalan purbakala di Museum Xia Barat.
"Dinasti Xia Barat ada dari 1028-1227 Setelah Masehi. Setelah naik menjadi Kaisar, pendiri Xia Barat, Li Yuanhao, memerintahkan pembangunan makamnya dan orang-orang dari ayah dan kakeknya. Total Kaisar Xia Barat adalah 12, namun kenyataannya hanya ada 10. Li Yuanhao menganggap ayah dan kakeknya sebagai pelopor negara baru dan mereka diberikan status Kaisar. Tapi hanya ada sembilan makam. Sebagian besar makam itu rusak parah dan kami hanya bisa menduga kalau makam no. 3 adalah Li Yuanhao dan makam no.7 adalah kaisar ke-5, yang dimakamkan berurutan berdasarkan adat pemakaman Cina Han.”

Setiap pembaca setia sejarah Cina pasti akan menemukan banyak referensi untuk dinasti yang kurang dikenal seperti Dinasti Wei Utara, Jin atau Liao.

Seperti Yuan dan Qing , banyak dari dinasti ini dipimpin oleh penguasa non-Cina yang mengadopsi budaya Cina dan cara berkuasanya.

Chang Fen menjelaskan apa yang disebut piramida itu, dibangun ketika ada tiga dinasti berkuasa di Cina pada waktu yang bersamaan.

“Xia Barat adalah Kerajaan Budha yang setia. Buddhisme Tibet adalah agama resmi. Disebut Xia Barat karena kerajaan itu terletak di sebelah barat Sungai Kuning. Nenek moyang etnis minoritas Dangxiang sama dengan orang Tibet saat ini. Mereka ada selama Dinasti Tang di wilayah barat Sichuan, Gansu dan Qinghai. Mereka mengumpulkan pajak sendiri, punya tentara sendiri, bahkan pemerintah pusat tidak bisa mengendalikan mereka. Ketika Dinasti Tang jatuh, Cina pecah menjadi Dinasti Liao, Xia Barat dan Song. Masyarakatnya, budaya dan hukumnya diadopsi dari dinasti Tang. Saat itu sudah ada dasar yang kuat untuk membangun sebuah bangsa. Mereka juga punya sistem penulisan sendiri yang didasarkan pada karakter Cina.”

Etnis minoritas Dangxiang di Mongolia dikenal sebagai Tangut, atau keturunan dari orang-orang Tuoba berbahasa Mongolia.

Jadi, di mana orang-orang Dangxiang sekarang? Apa yang terjadi dengan peradaban mereka?
Ma Shenlin adalah wakil presiden Biro Manajemen Makam Xia Barat.
Dia menjelaskan alasan Dangxiang tidak masuk dalam daftar 56 etnis minoritas Cina.

“Orang Dangxiang bertempur melawan Mongolia enam kali selama lebih dari 22 tahun. Genghis Khan terluka dan meninggal di Xia Barat. Sebelum Gengis Khan meninggal, dia mengesahkan sebuah dekrit yang menyatakan orang Dangxiang harus dimusnahkan bahkan jika mereka menyerah. Seiring waktu, orang-orang Dangxiang berbaur ke dalam kelompok-kelompok etnis lain.”

Para ilmuwan percaya tiga Kaisar Xia terakhir tidak bisa membangun kuburan mereka karena perang yang sedang berlangsung dengan orang Mongolia.

Hanya makam nomor 3, makam kaisar pertama Li Yuanhao, yang terbuka untuk umum.
Saya mencoba berjalan menuju makam nomor 5 tapi Zhou mencoba menghentikan saya.
“Makam-makam ini letaknya saling berjauhan satu sama lain. Akan makan waktu yang sangat lama bagi Anda untuk berjalan kaki. Lagi pula apa yang mau dilihat di sana?

Dia menyombongkan diri kalau sudah berhasil naik ke puncak makam nomor 3.
“Apa Anda percaya kalau saya bisa mendaki ke puncak dalam waktu kurang dari lima menit? Kadang-kadang selama beberapa festival kami menawarkan dupa dan doa. Anda percaya atau tidak, lebih baik Anda menghormatinya.”

Makam Xia tidak terlalu kecil tapi lebih pucat dibandingkan dengan piramida yang ada di Mesir.
Tapi seperti kerajaan firaun, piramida Xia Barat adalah bukti sebuah peradaban yang begitu besar, yang bahkan Khan yang Agung tidak mampu menghapus mereka dari muka bumi.


Sumber:
http://www.asiacalling.org/in/berita/china/2296-chinese-pyramids-and-the-lost-civilization-of-the-western-xia

Misteri Piramida Tiongkok Kuno

Misteri Piramida Tiongkok Kuno

Foto “Piramida putih“ (makam Kaisar Wudi dari Dinasti Han) yang diambil tidak lama setelah akhir Perang Dunia II oleh seorang pilot AS, James Gaussman. (PUBLIC DOMAIN)

epochtimes.co.id, Sabtu, 12 November 2011 – Orang-orang Mesir kuno telah mengetahui bahwa di dalam piramida, daging bisa awet lebih lama dan kristal-kristal metal bisa lebih murni. Lantas, apa yang diketahui oleh orang Tiongkok kuno?

Piramida-piramida di Tiongkok memang banyak yang tidak dikenal, karena kebanyakan telah berada dalam keadaan rusak. Namun, pada suatu kebetulan, pilot AS, James Gaussman menemukan reruntuhan suatu bentuk yang luar biasa besar pada akhir perang dunia kedua. Pesawatnya mogok ketika ia dalam penerbangan kembali ke pangkalan dari suatu dukungan bagi tentara Tiongkok di Asam, India. Ketika terbang pada ketinggian rendah di atas Kota Xi An, Gaussman sangat terkejut ketika ia melihat dari kejauhan sebuah piramida raksasa.


Sang pilot mengambil foto pada kesempatan berharga ini yang kemudian dilampirkan pada suatu laporan kepada pejabat pemerintah AS. Pada 1947, seorang pilot lain ingin mencari tahu mengenai legenda piramida “putih besar” Tiongkok misterius, dan mendekati wilayah yang digaris-besarkan oleh Gausman tersebut. Ia menerka, bangunan ajaib kuno ini berketinggian 450 meter, sedangkan dibandingkan dengan besarnya piramida di Gizah-Mesir yang diukur dari alas hingga titik puncak, hanya berketinggian 150 meter saja.

Pada awalnya piramida yang penuh rahasia ini merupakan rahasia yang dijaga ketat oleh otoritas Tiongkok dan tersembunyi untuk penyelidik international. Namun, meski dengan keterbatasan ini, peneliti Jerman, Hartwig Hausdorf mencoba membuat film dan mengambil foto dari reruntuhan kuno raksasa tersebut.

Meskipun Hausdorf berhasil menghindari militer Tiongkok yang menjaga wilayah udara di atas gurun Xi An dengan ketat, namun ia tidak bisa menemukan piramida yang difoto oleh Gaussman itu. Walaupun demikian Hausdorf membangkitkan perhatian pada harta karun kuno ini dalam bukunya yang terbit pada 1994: “Piramida Putih“, dimana bentuk-bentuk piramida lain yang ditemukan di daerah tersebut juga dimuat didalam bukunya dengan mendetail.

Penyingkapan

Pada 2000 diumumkan oleh RRT bahwa di daerah Shanxi sebelah utara dari Xi An terdapat sekitar 400 piramida. Karena mereka lebih kecil dari pada “Piramida Putih Besar“ yang legendaris, maka sisa-sisa antik ini hanya digolongkan sebagai “bukit makam“. Memang beberapa dari bangunan tersebut digunakan sebagai makam, tetapi terdapat pula petunjuk-petunjuk yang menurut Hausdorf, piramida-piramida Tiongkok awal digunakan sebagai tujuan rahasia.

Tetapi berapakah umur mereka? Banyak piramida bisa digolongkan ke dinasti yang berbeda-beda, sedangkan untuk yang lainnya diperkirakan jauh lebih tua. Pada analisa gambar dari udara yang gambarnya diambil di atas piramida sebelah timur dari Xi An, Graham Hancock, peneliti peradaban kuno menyatakan bahwa tata letak mereka mirip dengan konstelasi Gemini. Menurut analisa komputer diakui bahwa pengaturan tersebut sesuai dengan konstelasi Gemini – tetapi bukan seperti pengaturan sekarang, melainkan seperti pada 10.500 tahun yang lalu.

Sebagian besar dari piramida kemudian digolongkan ke Dinasti Xia Timur (1032-1227 SM) dan telah berada dalam kondisi yang sangat buruk. Banyak dari mereka yang retak dalam dan berada dalam bahaya runtuh total. Makam-makam bangsawan tua yang berada dalam bahaya musnah ini diakui oleh direktur otoritas makam, Dai Wenzhen dalam sebuah artikel di kantor berita RRT, Xinhua. Menurut Dai, kebanyakan makam dari Dinasti Xia yang berada di daerah Ningxia juga bermasalah serupa, hanya bisa dicatat sebagai “reruntuhan“. Menurut Xinhua diperlukan biaya hingga 1,25 juta dollar AS (sekitar 10 miliar rupiah) untuk restorasi makam. Tetapi jumlah ini hanya cukup untuk membatasi kerusakan lebih lanjut.

Sementara di Ningxia, 207 makam dan sembilan mausoleum (monumen makam) hampir tidak bertahan dengan berjalannya waktu. Sedangkan piramida-piramida tidak terkenal yang terdapat di Provinsi Shanxi lebih stabil dan mengesankan. Menurut pendapat beberapa pakar, mayoritas dari 400 bangunan di Shanxi dibangun selama dinasti dari Kaisar tiran Qin Shihuang (259-210 SM). Sisa-sisa kekaisaran diletakkan di dekat peristirahatan terakhir dari Qin.

Teka-Teki Piramida Qin Shihuang

Kaisar Qin Shihuang terkenal karena pencariannya terhadap hidup abadi secara obsesif. Usahanya untuk menjadi terkenal telah menyebabkan terciptanya salah satu karya seni yang paling mengejutkan sekaligus digemari di planet kita: “Tentara Terakota“ yang mengesankan.

Barisan prajurit dan kuda serta kereta memanjang sekitar 1,5 kilometer dan mewakili pasukannya yang besar. Kesesuaian detail dari patung-patung itu sangatlah indah dan tidak ada satupun yang sama antara patung yang satu dengan yang lain. Banyak yang memercayai bahwa untuk setiap patung, digunakan seorang model hidup.

Peninggalan dari kaisar tiran ini telah menarik perhatian dunia sejak penemuannya pada 1978. Tetapi sampai sekarang hanya terdapat dugaan tentang harta karun yang disembunyikan di dalam makam piramidanya. Menurut dokumen-dokumen Tiongkok kuno yang membantu akeolog-arkeolog untuk menemukan tentara terakota, Kaisar Qin mencoba melengkapi piramida bawah tanahnya dengan tiruan yang tepat dari peta geografis wilayah Tiongkok. Teks-teks menuliskan bagaimana lengkungan ruangan besar disulam dengan tembaga dan dihias dengan batu-batu permata yang menggambarkan bintang-bintang di cakrawala. Juga terdapat sungai tiruan artistik Tiongkok yang di dalamnya diisi dengan air raksa. Penelitian ilmiah membuktikan adanya peningkatan konsentrasi dari logam cair ini di atas permukaan tanah.

Saat ini piramida Kaisar Qin berketinggian hampir 75 meter, padahal ketika dibangun pada 2.200 tahun yang lalu menurut dugaan piramida ini mencapai 115 meter. Lebar alasnya dari timur ke barat adalah 344 meter dan panjangnya dari selatan ke utara 350 meter. Kaisar Qin menggunakan ketelitian besar untuk mempersulit memasuki peristirahatannya yang terakhir dengan menutup piramidanya dengan tanah dan tumbuh-tumbuhan dan memblokir semua jalan masuk menuju ruang utama. Hingga kini, tidak ada satu ekspedisi pun yang berhasil menemukan harta yang tak terhitung yang menurut legenda tersembunyi di bangunan penuh rahasia ini.

Meskipun beberapa piramida-piramida kecil sekarang telah menjadi museum dan terbuka untuk umum, banyak di daerah-daerah lain, dimana ditemukan piramida-piramida, masih merupakan daerah terlarang. Meskipun beberapa dari piramida-piramida ini sudah bisa dilihat pada gambar satelit dan dikatalogkan, tetapi kami masih juga tidak jelas tentang keajaiban ini – sebuah peninggalan misterius dari kebudayaan Tiongkok kuno. (Leonardo Vintiñi / The Epoch Times / hky)


Sumber
http://hurahura.wordpress.com/2012/01/25/misteri-piramida-tiongkok-kuno/

Cerita Dalam Naskah Kuno: Piramida Cina Dibuat Oleh Anak-Anak Surga?

Cerita Dalam Naskah Kuno: Piramida Cina Dibuat Oleh Anak-Anak Surga?

Cerita negeri Cina terkenal dengan hal-hal seperti Tembok Besar Cina, Jofuku, produk yang dijual murah meriah. Namun, bagaimana dengan piramida? Piramida itu ‘kan adanya di Mesir dan sejumlah Negara tertentu saja. Tapi tunggu dulu, meskipun kurang terkenal, namun di Cina juga ada piramida, bahkan saai ini sudah mulai marak diperbincangkan. Tidak kurang atau lebih ada sekitar 100 buah piramida yang ada di Negeri Cina ini. Piramida tersebut kebanyakan berada sekitar 70 mil dari sekitar wilayah kota Xi’an. Dan hal ini kebanyakan belum diketahui oleh pihak dunia luar.

Kebanyakan piramida tersebut terbuat dari tanah liat, yang telah menjadi batu keras hampir selama berabad-abad. Banyak yang rusak oleh erosi atau pertanian.

Photo pertama dari sebuah piramida Cina diambil pada 1945 pada akhir Perang Dunia II. Piramida Putih ini terletak di Shan Ling Qin pegunungan sekitar 60 kilometer Baratdaya Xi'an. Foto itu berada pada file Militer AS selama 45 tahun saat sebelum menjadi pengetahuan umum.

Photo Pertama Piramid Cina Yang Diambil Pada Tahun 1945

Terobosan terbesar datang ketika Hartwig Hausdorf penulis dari Jerman, dimana saat dia mengunjungi beberapa daerah terlarang di Cina, dia kemudian menemukan dan memphoto sejumlah besar piramida. Hartwig Hausdorf telah menulis sendiri tentang kunjungannya ke Cina. Laporan dari tulisan Hausdort itu dibukukan dengan judul The White Pyramid dan Satellites of the God.

Cerita Dalam Naskah Kuno

Menurut legenda Cina kuno, lebih dari seratus piramida ditemukan di Cina dan merupakan warisan extraterrestrial. Pada pergantian abad, dimana dua pedagang Australia saat berada pada daerah yang luas di dataran Chuan Qin, Cina Tengah, disana mereka menemukan lebih dari seratus piramida.

Ketika mereka bertanya kepada penjaga biara lokal tentang piramida-piramida tersebut, mereka diberitahu bahwa, menurut catatan naskah kuno yang tersimpan di sebuah biara, piramida itu dikatakan "sangat tua". Karena catatan itu sendiri sudah berusia lebih dari 5.000 tahun, seseorang hanya bisa menebak pada usia piramida itu sendiri. Para pedagang diberitahu bahwa pemilik piramida zaman itu adalah "kaisar tua/ Old Emperors" yang memerintah di Cina, dan bahwasanya kaisar tersebut selalu menekankan fakta bahwa mereka aslinya tidak berasal di Bumi. Sebaliknya mereka adalah keturunan dari "anak-anak surga, yang dengan raungan turun ke planet ini dengan menunggang naga api berkulit metalik". Pedagang diberitahu bahwa piramida telah dibangun oleh “orang-orang” luar angkasa saat berkunjung ke Bumi.

Hal yang hebatnya lagi adalah piramida di Cina ini lebih besar daripada apapun yang dapat ditemukan di Mesir, Meksiko dan bagian dunia lainnya. Salah satu piramida terbesar bahkan lebih besar dari piramida Matahari Teotihuacan di Meksiko (yang juga lebih besar Piramida Agung Giza).

Berikut ini adalah bebera Piramida utama daerah di Chuan Qin Plains di Cina Tengah:
(1). Qin Lin Valley
(2). Qin Ling Shan Mountains - 100 km barat daya dari Xi'an
(3). Moa Ling - Dekat Xianyang 50km Barat kota Xi'an
(4). Ho Wei Sungai - Utara Xi'an (Cina Imperium)
(5). Stensi
(6). Shandong - Stone Pyramid
(7). Taibai Shan Mountain - 10.000 kaki, titik tertinggi di Pegunungan Ling Qin

Mexico Connection

Hartwig Hausdorf mengatakan bahwa piramida Cina sangat mirip dengan yang ditemukan di Mesoamerika (Meksiko, Guatemala, dll). Ketika piramida Meksiko ini pertama kali ditemukan, mereka juga ditutupi dengan vegetasi, dan tampak identik dengan piramida di dataran Chuan Qin. Kemiripan yang benar-benar menakjubkan. Seperti yang diunggkapkan oleh Hartwig Hausdorf yang mengutip perkataan biksu diatas bahwa mungkin mereka dibangun oleh “anak-anak surga” yang berasal dari “surga” yang sama? Dan jika ingin melihat photo-photo yang diambil oleh Hartwig Hausdorf kalian dapat berkunjung ke situs Laura Lee!

[Sumber : earthquest, lightparty]
 http://kodzan.blogspot.com/2010/08/cerita-dalam-naskah-kuno-piramida-cina.html#.U2RrpqJcC1s

Tuesday, April 22, 2014

10 Piramida Paling Mengagumkan di Dunia

10 Piramida Paling Mengagumkan di Dunia

Menurut ilmu alam seperti matematika dan arsitek, piramida adalah suatu bentuk bangunan yang dasarnya berpola persegi empat dan ditiap keempat sudut-sudutnya dibuat garis kearah atas lalu dikumpulkan menjadi sebuah titik yang berada tepat diatas titik tengah dari bidang segi empat dibawahnya.
Sedangkan menurut ilmu sosial, piramida adalah suatu bangunan yang kebanyakan digunakan oleh orang-orang zaman dahulu sebagai tempat persemayaman raja. Namun, beberapa piramida juga dibuat sebagai sarana ibadah (pemujaan) atau sebagai tempat penimbunan bahan makanan.
Banyak teori yang lahir mengulas masalah konstruksi piramida. Beberapa ilmuwan atau arkeolog mengatakan bahwa piramida dibangun atas bantuan makhluk asing atau UFO. Namun, ada juga pemikiran bahwa semuanya dibangun menggunakan tenaga manusia, mulai dari pengangkutan bahan dasar (batu) sampai dengan pemasangannya.
Sejak dahulu sampai sekarang, sudah banyak bangunan berbentuk piramida yang ditemukan diseluruh dunia. Ada yang harus melalui penggalian terlebih dahulu, ada pula yang langsung ditemukan tanpa melakukan aktivitas ‘penggalian’ dari bawah tanah. Namun selama ini, piramida paling terkenal adalah yang berada di Mesir.
Padahal selain Mesir, banyak pula bangunan-bangunan berbentuk piramida-piramida dari berbagai tempat atau negara di dunia. Salah satu contohnya adalah yang ada di Indonesia, yaitu Candi Borobudur.
Walau tak berbentuk piramida seperti di Mesir, namun bentuknya (shape) dari Candi Bodobudur juga termasuk “berpola Piramida”, dengan alasnya berbentuk persegi empat dan berpola semakin ke atas semakin mengecil.

1. Piramida Chogha Zanbil (Iran)

Chogha Zanbil adalah suatu bangunan yang berada di daerah bernama Khuzestan, Iran. Diperkirakan bangunan ini dibangun pada tahun 1250 SM oleh raja Untash-Napirisha sebagai penghormatan kepada dewa Inshushinak.
Chogha Zanbil memiliki nama asli Dur Untash yang artinya kota Untash. Sayangnya, pada tahun 640 SM, tempat ini dihancurkan oleh bangsa Assyrian yang dipimpin oleh raja Ashurbanipal. Pada tahun 1979, Chogha Zanbil resmi masuk dalam daftar UNESCO World Heritage. (peta lokasi)

2. Piramida Madghacen (Aljazair)

Bangunan satu ini memiliki beberapa nama lain seperti Medracen, Medghassen atau Madghis. Madghacen dibangun sebagai tempat persemayaman raja-raja bangsa Numidia atau Berber.
Bangsa Numidia dipimpin oleh seorang raja bernama Madghis yang memerintah sekitar tahun 300 sampai 200 SM. Namun tidak banyak informasi seputar Madghacen ini. (peta lokasi)

3. Piramida Koh Ker (Kamboja)

Koh Ker adalah salah satu kawasan situs Angkorian yang berada di utara Kamboja. Dan ada piramida berbentuk “punden berundak” yang bernaa Thom. Bangunan ini didirikan pada saat dinasti Khmer berkuasa sekitar tahun 928.
Koh Ker diperkirakan dibangun sebagai sarana pemujaan untuk dewa Brahma, Shiwa dan Wisnu. Sayangnya, banyak orang yang mencuri beberapa peninggalan yang berada di sekitar kawasan Koh Ker untuk dijual lagi. (peta lokasi)

4. Piramida Nubia (Sudan)

Bangunan ini didirikan sebagai makam raja Napata dan ratu Meroe. Piramida ini memiliki nama lain Kush. Karakter dan bentuk bangunannya sedikit berbeda dengan piramida Mesir.
Menurut Wikipedia, sekitar 220 piramida ditemukan di daerah tersebut. Selain untuk persemayaman ratu dan raja, piramida-piramida ini juga dibangun sebagai kuburan para kesatria. Letak dari piramida Nubia berada di dekat Sudan.
(peta lokasi)

5. Piramida Nsude (Nigeria)

Terdapat 10 piramida yang dibangun oleh suku Igbo di Nsude dan Agbaja Qwa, Nigeria. Bangunan-bangunan tersebut dibuat dari bahan dasar lumpur. Menurut Sites Google, piramida Nsude didirikan sebagai sarana penyembahan kepada dewa Ala.

6. Piramida China (Cina)

Selain Mesir, China juga memiliki banyak piramida yang setiap bangunan piramidanya memiliki jarak 25 sampai 35 km antara satu dengan yang lainnya. Tercatat ada sekitar 38 piramida yang sampai sekarang berhasil ditemukan.
Piramida-piramida ini dibangun sebagai tempat persemayaman raja. Piramida pertama dibangun sejak dinasti Han berkuasa. Bentuk dari piramida-piramida di China ini mirip dengan struktur piramida di Teotihuacan.

7. Piramida Mesoamerica (Amerika Tengah)

Piramida Mesoamerica ini sangat banyak. Hal tersebut dikarenakan peradaban Mesoamerica terbagi atas banyak suku. Mayoritas piramida Mesoamerica memiliki ciri khusus yaitu ada tangga untuk menuju ke atas dan ujungnya terpangkas.
Piramida Mesoamerica ini antara lain Cholula, piramida Aztecs (Malinalco dan Templo Mayor), piramida bangsa Maya, Tarascans, Classic Veracruz, Teotihuacan, Zapotecs, Altavista dan La Quemada.

8. Piramida Mesir (Mesir)

Selain banyak, piramida di Mesir juga terkesan memiliki ukuran yang sangat besar. Menurut catatan di Wikipedia, piramida pertama yang dibangun di Mesir adalah piramida Djoser yang diperkirakan dibangun pada tahun 2630 SM sampai 2611 SM. Piramida yang paling terkenal di Mesir adalah piramida yang ada di komplek Giza atau disebut juga piramida Giza.
Apabila piramida Djoser adalah yang tertua, maka piramida terbesar di Mesir bernama Khufu. Ada banyak piramida di daerah ini seperti Mastaba of Faraoun, Khafre, Djedefre, Giza, Menkaure, Khufu, Abu Sir, Zawyet el-Aryan, Teti, Userkaf, Snofru, Dahshur dan beberapa lagi lainnya. (peta lokasi)

9. Piramida Cestius / Cestia (Itali)

Para ahli memperkirakan piramida ini dibangun pada tahun 18 SM sampai 12 SM sebagai kuburan Gaius Cestius. Dia adalah salah seorang dari empat agamawan terkenal di Roma, Italia.
Bentuk dari piramida ini mirip dengan piramida di Nubia yaitu berbentuk kerucut kecil dengan ujung lancip di atasnya. Menurut Wikipedia, selain Cestius ada piramida lain yang lebih besar dinamakan Romulus, sayangnya piramida tersebut dihancurkan pada abad ke-16. (peta lokasi)

10. Piramida Indonesia

Ada beberapa struktur berbentuk piramida yang ditemukan sejak zaman megalitikum hingga zaman kerajaan atau monarki mulai merambah di kepulauan Indonesia, beberapa piramida tersebut diantaranya yang terkenal adalah:
Piramida Borobudur
Selain kaya akan hasil hutan dan bumi, Indonesia ternyata juga memiliki peninggalan sejarah berupa struktur berbentuk piramida. Salah satunya adalah candi Borobudur, juga beberapa candi lain yang juga berbentuk piramida mirip suku Maya di Amerika. Seperti candi Ceto, candi Sukuh dan beberapa candi lagi.
Namun beberapa tahun belakangan ini para peneliti menyatakan bahwa ada jejak astronomis di piramida Borobudur yang mengacu dengan ilmu perbintangan atau ilmu astronomi, wow! (lihat video Piramida Candi Borobudur) (Artikel: Jejak Astronomis di Borobudur)
Piramida Gunung Padang Cianjur
asumsi gunung_padang_teras teracce pyramid
Penemuan Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, cukup mengejutkan berbagai kalangan masyarakat, khususnya para peneliti arkeologi. Pasalnya, berdasarkan penelitian, situs ini diperkirakan berusia sekitar lebih dari 13.000 tahun!
Itu artinya, peradaban di Situs Gunung Padang lebih tua dari peradaban Mesopotamia dan Pyramid Giza di Mesir, yang selama ini dipercaya sebagai peradaban tertua di dunia.
gunung_padang_teras teracce illustrationSehingga temuan Situs Gunung Padang yang hingga saat ini masih dalam proses penelitian tersebut, bisa mengubah peta peradaban dunia.
Penelitian mengenai Situs Gunung Padang telah dilakukan sejak November 2011 lalu.
Gunung Padang di Cianjur terdiri dari piramida model pudan berundak lima tingkatan dengan banyak batu menhir ini juga mirip piramnida dengan struktus makin kecil diatasnya.
Setelah diteliti selama hampir dua tahun hingga sekarang, diketahui bahwa Situs Gunung Padang bukanlah sebuah situs yang sederhana, melainkan sebuah monumen yang sangat besar. Situs ini diperkirakan luasnya mencapai 10 kali luas Candi Borobudur di Jawa Tengah. (Video, English version) (Artikel terkait Gunung Padang Cianjur: (Misteri Gunung Padang – PART 1), (Gunung Padang – PART 2), (Gunung Padang – PART 3), (Gunung Padang – PART 4), (Gunung Padang – PART 5)
Piramida Gunung Padang Cilacap
Disusul selanjutnya adalah penemuan dengan nama yang sama, Gunung Padang II yang kali ini ada di Cilacap atau “Gunung Padang Cilacap” dan terlihat tertutup pepohonan dan tak terawat serta berbentuk pundan berundak.
Berada di sebuah pegunungan di Desa Salebu, Kecamatan Lakbok, Majenang, Cilacap, ditemukan pula sebuah situs kuno yang juga disebut warga sekitar sebagai Gunung Padang. Situs megalitikum ini menampilkan struktur balok-balok batu segi empat, segi lima dan segi enam yang rebah ke arah timur. (baca: Ada Lagi, Mirip “Gunung Padang” Misterius di Cilacap!) (peta lokasi) (video)
Piramida Situs Cibeduk Banten
http://indocropcircles.files.wordpress.com/2012/05/lebak-cibedug.jpg?w=603&h=401
Dan yang terakhir, ada lagi sebuah piramida jenis pundan berundak ketiga kali yang ditemukan, kali ini di Cibedug Banten. Walau berudak-undak, namun kali ini benar-benar berbentuk piramida. Selain tak terawat, bangunan megalith ini ada ditengah-tengah hutan jauh dari pemukiman.
Sampai saat ini ada 3 struktur punden berundak yang dikategorikan piramida berada di Pangguyangan, Cisolok dan Gunung Padang. Belum terdapat penjelasan resmi seputar ketiga struktur tersebut. (baca: Wah!! Ada Lagi Situs Megalitikum Ketiga, Kali Ini di Cibedug Banten!) (peta lokasi) (icc, 12/10/12)
Pyramids
Gunung Padang Megalithic Site, Indonesia – 20,000 Years Old!!!! (English) 

((( IndoCropCircles.wordpress.com | fb.com/IndoCropCirclesOfficial )))



Sumber:
http://indocropcircles.wordpress.com/2013/12/07/10-piramida-paling-mengagumkan-di-dunia/

Misteri Piramid-Piramid China

Misteri Piramid-Piramid China

Piramida Mesir? Tentu, semua orang tahu tentang Giza - dan beberapa penggemar piramid mungkin tahu tentang 138 piramid lainnya yang tersebar di sekitarnya. Piramida Mesoamerika? Oke, banyak orang tahu tentang mereka juga - atau bahkan Piramid besar di Cholula dianggap sebagai salah satu yang terbesar di dunia.


Rekonstruksi piramid Qin Shi Huang

Namun, sayangnya, tidak banyak orang tahu bahwa piramida juga dikenal di budaya-budaya kuno lainnya, termasuk yang misterius dan legendaris di Cina.

"Legendaris" karena cerita tentang piramida Cina awalnya terdapat dalam buku murahan yang kisah-kisahnya dianggap fiksi : JAMES GAUSSMAN AND THE JEWELED PYRAMID OF CHINA!

Semuanya dimulai pada tahun 1945 - meskipun sebenarnya dimulai jauh sebelum itu, tapi untuk kebanyakan orang barat, saat itulah mereka pertama kali mendengar bahwa piramida mungkin ada di luar Mesoamerika dan Mesir.

Saat dalam perjalanan udaranya dari India ke Cina, Seorang pilot angkatan udara Amerika Serikat, Gaussman,  melihat sesuatu yang dia langsung berpikir bahwa itu adalah puncak piramida. Tergantung kepada siapa anda berbicara atau apa buku apa yang anda baca, apakah itu adalah penampakan pertama dari artefak yang luar biasa atau itu hanya bagian dari kisah fiksi dalam buku murahan. Bahkan sebenarnya Gaussman bukanlah orang pertama dan terakhir menemukan piramida di china, masih banyak foto dari piramida-piramida yang diduga terkunci di file militer selama beberapa dekade.

Great White Piramid yang dilihat Gaussman. Piramida putih terletak di pegunungan Qin Ling Shan, sekitar 60 mil barat daya Xian. Foto ini tersimpan di file Militer AS selama 45 tahun sebelum diketahui oleh publik.




Salah satu yang disebut "piramida cina" ini berasal dari kerajaan Koguryo kuno (abad ke-3 SM sampai 6M) yang sekarang terletak di perbatasan Cina dan Korea Utara. Meskipun mereka menggunakan karakter Cina dan berbagi beberapa kesamaan dengan Cina waktu itu, ada banyak indikasi dari pengaruh luar juga. Ji'an adalah salah satu ibu kota kerajaan Koguryo dan sisa-sisa sebuah kota benteng tua dapat ditemukan sekitar 5 km dari makam ini. Ibukota kemudian pindah ke lokasi yang kini bernama Pyongyang.
http://gunungtoba2014.blogspot.com
Hartwig Hausdorf  bahkan membuat spekulasi yang mungkin berlebihan mengenai piramida-piramida di china dengan berteori bahwa piramida china ada hubungannya dengan teknologi alien.  Tetapi dia tidak memberikan banyak info yang akurat atau dapat diverifikasi.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hartwig Hausdorf, seorang peneliti di Jerman, membuat dokumentasi piramid-piramid China selama perjalanannya ke Zona Terlarang di Provinsi Shaanxi di Cina tahun 1994. Perkiraan usia piramid-piramid Shaanxi China adalah 4.500 tahun, tapi Hausdorf menyebutkan bahwa dibuku harian dari dua pedagang Australia yang, pada tahun 1912, bertemu dengan seorang bhikkhu tua yang mengatakan kepada mereka bahwa piramida-piramida tersebut telah disebutkan dalam catatan tua yang berumur 5.000 tahun yang tersimpan di biaranya.

Laporan Hausdorf: Ada lebih dari 100 piramida, terbuat dari tanah liat, yang hampir menjadi batu keras selama berabad-abad. Banyak yang rusak oleh erosi atau pertanian. Salah satu piramida sebesar Piramida Matahari Teotihuacan di Meksiko (yang juga sebesar Piramida Agung Giza). Kebanyakan datar atasnya, beberapa memiliki candi kecil di atas. Ada sebuah piramida batu di Shandong, sekitar 50 meter.

Hausdorf adalah penulis buku "Piramida Putih" dan "Satelit para Dewa." Dia juga menyinggung tentang peristiwa kecelakaan UFO yang luar biasa, yang ia sebut sebagai "Roswell Cina." Ini melibatkan sejumlah besar kuburan yang berisi kerangka makhluk aneh humanoid dengan kepala yang terlalu besar bagi tubuh mereka yang setinggi 4 kaki, 4 inci. Bersamanya juga ditemukan ratusan disk batu granit, dengan hieroglif aneh, menurut salah satu terjemahan, menceritakan kecelakaan UFO 12.000 tahun yang lalu. Legenda dari daerah tersebut menyebutkan "Mahluk jelek kekuningan dan kurus dengan kepala besar yang turun dari surga di masa lalu yang jauh"

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 


Disamping apa yang telah dilihat oleh Gaussman (dan buku Hausdorf), piramida-piramida China bentuknya tidak jauh berbeda dengan yang ada di Amerika Tengah dan Timur Tengah. Juga seperti piramida di Giza, banyak dari piramida china yang benar-benar besar: seperti yang di Gunung Li, misalnya, tingginya sekitar 250 kaki, dan Piramida Great White sebagai runner-up nya.






Juga seperti kerabat mereka di Timur Tengah, piramida di Cina adalah ruang penguburan dan makam, batu nisan raksasa untuk raja dan keluarga kerajaan, seperti piramid yang berada di Gunung Li dibangun untuk Qin Shi Huang yang legendaris dan piramid Great White dibangun untuk Kaisar Wudi.

Sekitar 38 dari ratusan piramid berada di sekitar 25 kilometer (16 mil) - 35 kilometer (22 mil) barat laut Xi'an, di dataran Qin Chuan Provinsi Shaanxi. Yang paling terkenal adalah Makam Kaisar Qin Pertama, di timur laut Xi'an dan 1,7 km sebelah barat dimana Terracotta Warriors ditemukan. Piramida Cina juga dibangun selama dinasti Han, Tang, Song, dan Xia.

Ketika New York Times, di Science News Letter (sekarang Science News) mempublikasikan item singkat yang mengatakan "piramida Cina yang dibangun dari lumpur dan tanah liat, lebih mirip gundukan daripada piramid Mesir, menyebabkan kunjungan ilmuwan Amerika ke daerah ini menurun. Para ilmuwan yang telah berada di daerah tersebut menunjukkan bahwa tinggi 1.000 kaki (300 m), lebih dari dua kali lebih tinggi dari piramida Mesir, mungkin terlalu dibesar-besarkan, karena sebagian besar gundukan di Cina dibangun relatif rendah. Lokasi, dilaporkan 40 mil (64 km) barat daya Xi'an, adalah daerah penting arkeologi, tetapi hanya beberapa piramida yang telah dieksplorasi. Victor Segalen yang mengunjungi Cina pada tahun 1913 dan menulis tentang makam Kaisar Pertama (dan gundukan makam lainnya di wilayah ini) di Mission Archeologique en Chine (1914): L'art funeraire a l'epoque des Han. Beberapa piramida Xi'an sekarang menjadi tempat wisata dan piramida memiliki beberapa museum kecil yang menyertainya.

Piramid  ini sebelumnya pernah sengaja di kubur dengan maksud menyembunyikannya

"Bukti gambar terbaru membuktikan bahwa piramida Cina memang nyata, menyaingi piramid orang-orang Mesir dan Amerika Tengah dalam hal usia, ukuran dan signifikansi mereka

Tapi apa yang membuat piramida Cina begitu menarik bagi banyak orang adalah apa yang tidak diketahui tentang mereka. Meskipun kita tahu mereka adalah makam untuk Kaisar dan Raja, detail konstruksi mereka masih misteri. Apa yang membuat piramid-piramid China bahkan lebih sulit dipahami adalah bahwa sementara beberapa dari mereka ada yang jelas dan mengesankan, namun banyak yang lainnya, tidak disadari oleh orang yang berjalan disekitarnya, dan ini berlangsung selama berabad-abad, tanpa seorangpun menyadari bahwa apa yang mereka lihat sebagai gundukan atau bukit adalah piramid.

Baik para profesional yang serius maupun penggemar yang berdedikasi percaya jumlah piramida China yang diketahui hanya sebagian kecil dari banyak struktur yang sebenarnya ada tersebar di seluruh China.





Tapi pengetahuan ini hanya menimbulkan pertanyaan membingungkan yang lebih besar, dan banyak lagi. Tentu saja, orang tahu tentang yang di Mesir, struktur yang legendaris di Giza. Juga banyak orang telah mendengar tentang struktur besar tersebar di seluruh Amerika Tengah, termasuk salah satu raksasa di Cholula ... tapi mengapa relatif baru-baru ini kita mendengar bahwa ada piramid di Cina - dan mungkin seabad atau lebih sebelum itu , bahkan banyak orang Cina tidak tahu apa yang menghiasi pemandangan mereka.





Dibawah ini adalah beberapa koordinat google earth untuk beberapa piramid-piramid China

Maoling Mausoleum 1:
size 222 x 217 m
34°20'17"N 108°34'11"E

Pyramid 6:
size 153 x 158 m
34°21'47.16"N 108°37'49.80"E

Pyramid 7:
size 149 x 155 m
34°21'42.48"N 108°38'24.36"E

Pyramid 11:
size 155 x 154 m
34°22'29.64"N 108°41'51.36"E

Pyramid 15:
size 219 x 230 m
34°23'52"N 108°42'43"E

Pyramid 31:
size 126 x 149 m
34°14'09.00"N 109°07'05.00"E

Pyramids 33,34,35:
biggest in size - 160 x 167 m
34°10'45.00"N 109°01'41.00"E

Huang-ti Mausoleum 37:
size 354 x 357 m
34°22'52"N 109°15'12"E
Sumber:
http://versesofuniverse.blogspot.com/2012/04/misteri-piramid-piramid-china.html

Makam Kaisar Cina Qin Shih Huang Ti

Makam Kaisar Cina Qin Shih Huang Ti

Makam Qin Shi Huangdi, kaisar pertama cina yang sarat dengan sejarah dan makna. Makam ini, yang dipandang sebagai lambang prestise dan kekuasaan tak terbatas dari Kaisar Qin Shi Huangdi,  terletak 30 km di luar X'ian di provinsi Shaanxi Cina. Qin Shi Huangdi adalah penguasa-satunya yang sendirian menyatukan tujuh klan yang saling berperang satu sama lain di Cina abad 221 SM dan memerintahkan pembangunan besar-besaran dari beberapa prasarana umum serta Tembok Besar Cina yang legendaris.


Makam Qin Shi Huangdi

Kaisar meninggalkan catatan tertulis tentang prestasi militer dan diplomatik dalam serangkaian tablet. Ia berhasil menghapuskan feodalisme, mempromosikan agama dan membagi Cina ke dalam 36 negara bagian untuk administrasi yang lebih efisien. Di antara prestasi penting lainnya dari Kaisar Qin Shi Huangdi adalah standarisasi dari berbagai sistem penulisan, berat dan ukuran, mata uang dan penyederhanaan dari metode pencatatan. Lepas dari prestasinya yang progresif, Qin Shi Huangdi adalah kaisar lalim dan tiran dalam pemerintahannya.

Para Jendral Qin Shi Huangdi

Menariknya, Proyek besar pembangun Makam ini diperintahkan untuk dibangun tepat setelah penobatannya sebagai raja sekitar tahun 246 SM ketika ia baru berusia tiga belas tahun! Hal ini kontradiktif dengan cerita cerita tentang sifat-sifat pribadinya, dimana Qin Shi Huangdi diceritakan berusaha mencari resep awet muda untuk membantu dia mengabadikan 'aturan aturan' nya. Pembangunan makam ini selesai 36 tahun setelah bangunan ini diperintahkan untuk dibangun dan Qin Shi Huangdi meninggal tak lama setelah itu, di tahun 210 SM untuk dimakamkan di dalamnya.

Sekitar 7000 tentara, ditemukan pada tahun 1974. Mereka menjaga makam Kaisar Qin Shi Huangdi dekat Xi'an, Cina Tengah. Dikenal sebagai "Pasukan Terrakota", Kini sebagai Keajaiban Dunia ke-8
http://gunungtoba2014.blogspot.com
Penemuan harta karun arkeologi ini terjadi pada tahun 1974, ketika sekelompok petani Cina  mencoba mengebor sumur dan menemukan makam ini. Apa yang paling mencolok tentang makam ini adalah ukuran yang besar dan karya seni yang luar biasa yang tersimpan di dalamnya. Ini termasuk tentara seukuran 8000 patung terakota yang terdiri dari patung-patung tentarai dan kuda yang seukuran dengan ukuran aslinya. Tiap tiap patung terbuat dari tanah liat setebal 3-inci, dan tiap tiap patung berbeda satu dengan yang lainnya. Patung patung tentara dapat dibedakan hanya dengan melihat wajah, baju atau senjata mereka.

Prajurit Terrakota pada pameran di Pavillion Epcot, China

Para prajurit diposisikan sesuai dengan peringkat yang mereka pegang pada waktu itu. Bagian-bagian yang berbeda dari 8000 tentara didistribusikan di tiga ruang terpisah. Ruang pertama dan terbesar berisi pasukan dan petugas aktif, ruang kedua adalah  dimana pasukan cadangan ditempatkan, sementara ruang ketiga yang terkecil berisi 68 komandan dan pasukan elit. Semua wajah prajurit menghadap ketimur untuk melindungi akhirat Qin Shi Huangdi dari kemungkinan serangan musuh yang datang dari arah itu.

Prajurit Terrakota

Misteri makam ini terletak pada kenyataan bahwa kompleks prajurit terakota yang terdiri dari tiga ruang ini, hanya 1% dari luas keseluruhan makam. Bagian tengah bangunan makam yang tingginya 90-meter, terletak di bawah sebuah piramid dalam tanah yang masih belum diekskavasi. Menurut catatan sejarawan Cina dan legenda populer, bagian ini dipetakan sebagai sebuah kota, dengan dinding, istana dan kuburan dan dimaksudkan untuk digunakan Qin Shi Huangdi di alam akhirat yang mewah. Sungai dan badan air yang mengalir disana sebagai lambang sungai di akhirat, berisi air raksa/merkuri, sementara langit diwakili oleh konstelasi mutiara.

Prajurit Terrakota dan Kuda, Xian, China

Istana bawah tanah ini bisa dibilang struktur yang paling rumit dalam kemegahan dan fasilitasnya. Makam ini menjadi tempat tinggal yang lama dari harta yang terkubur seperti permata, logam dan kekayaan lainnya. Struktur berlapis perunggu yang rumit, konstruksi tahan air membentang lebih dari empat mil persegi mengambil tenaga kerja dari 700.000 tawanan perang dan budak untuk menyelesaikannya. Dan setelah selesai, mereka semua dibunuh untuk menjaga kerahasiaan makam. Untuk membuat hidup kedua Qin Shi Huangdi sama seperti kehidupan-Nya di bumi, para selirnya juga dikubur hidup-hidup dalam makam ini.


Bahkan hingga hari ini daya tarik rahasia misterius pekuburan canggih ini tidak henti hentinya menarik para wisatawan dan intelektual dari seluruh dunia. Sebagai turis, Anda dapat dengan bebas mengunjungi tempat ini meskipun semua banyak detail dari penggalian dijaga sangat ketat oleh pihak berwenang Cina. Mereka masih menggali harta dan barang berharga lainnya dari rahim makam Qin Shi Huangdi itu. Hanya nanti saat makam telah dibuka seluruhnya, Sebuah karya mengagumkan dengan segudang artefak berharga akan memenuhi cahaya kebenaran.

Hidup Setelah Mati

Xian, Prajurit Terrakota
Sumber:
http://versesofuniverse.blogspot.com/2011/12/makam-kaisar-cina-qin-shih-huang-ti.html

Lima Teori Mengenai Piramid Kaisar Qin Shih Huang

Lima Teori Mengenai Piramid Kaisar Qin Shih Huang

Qin Shi Huang memegang tempat sentral dalam sejarah Cina karena menjadi kaisar pertama yang menyatukan negara. Ia juga terkenal karena perannya dalam pembangunan Tembok Besar yang spektakuler dan indah nya tentara terakota. Baca postingan sebelumnya



Untuk memastikan kekuasaannya di akhirat, kaisar ini memerintahkan lebih dari 700.000 wajib militer dari semua negara bagian untuk membangun sebuah kuburan megah dan mewah buat dirinya, seperti istana-istananya dalam kehidupan fana. Legenda mengatakan bahwa banyak harta ditempatkan di dalam kubur.

Seiring waktu berlalu, tidak ada yang tahu persis apa yang dimasukkan ke dalam istana megah ini. Baru-baru ini, Guo Zhikun, seorang spesialis dalam sejarah dinasti Qin (221 SM-206 SM) dan dinasti Han (206 SM-220 M), memberikan konferensi pers di Xi'an, ibu kota barat China Provinsi Shaanxi. Dia mengungkapkan hasil penelitian akademik yang berfokus pada Mausoleum Kaisar Qin Shi Huang, membuat dugaan tebal tentang kompleks makam misterius yang mempesona seluruh dunia.

Teori 1: Seberapa tinggi gundukan makam?
Menurut Guo, makam Kaisar Qin Shi Huang sebenarnya terdiri dari dua bagian:

1. Gundukan makam, sebuah bukit di atas makam, dan
2. Istana bawah tanah, ruang yang berisi peti mati kaisar.


Kebanyakan catatan sejarah menunjukkan bahwa gundukan makam asli berketinggian 115 meter dan mempunyai keliling 2.076 meter. Terkena angin dan matahari selama ribuan tahun, gundukan itu telah sangat lapuk dan tergerus. Keliling saat ini adalah 1.390 meter, dan dasar gundukan meliputi area seluas 120.750 meter persegi.

Ada argumen yang diterima selama dekade ini tentang mengapa ketinggian gundukan turun begitu tajam dalam beberapa tahun terakhir. Guo mengatakan bahwa kebanyakan orang menghubungkannya dengan erosi dari angin dan hujan dan perubahan buatan manusia. Namun, pendapat lain telah muncul baru-baru ini. Menurut Duan Qingbo yang memimpin tim arkeologi di makam, ketinggian 115 meter tercatat dalam dokumen sejarah berasal dari salinan cetak biru asli makam itu. Pendapat baru ini meyakinii bahwa pembangunan itu belum selesai karena pemberontakan petani secara nasional. Setelah mayat kaisar ditempatkan di ruangan itu, proyek gundukan makam dimulai. Kemudian, sekitar setengah dari buruh dipindahkan ke lokasi pembangunan gedung istana lain. Ketika tentara petani mulai mendekati Mausoleum Kaisar Qin Shi Huang, kaisar kedua dari dinasti, yang telah mengambil tahta dari ayahnya yang telah meninggal, buru-buru mengorganisir pekerja yang tersisa di lokasi konstruksi untuk melawan para pemberontak. Tidak ada tanah lebih yang ditambahkan ke bukit setelah itu.
http://gunungtoba2014.blogspot.com

Teori 2: Berapa banyak gerbang yang ada pada istana bawah tanah?
Pendapat juga berbeda pada berapa banyak gerbang istana bawah tanah. Ada yang mengatakan hanya dua, yang terbuat dari batu dan yang lainnya dari perunggu. Yang lain mengatakan bahwa ada enam, karena Qin Shi Huang selalu menganggap angka "enam" adalah angka keberuntungan.


Setelah membaca tumpukan dokumen-dokumen kuno, Guo Zhikun mengatakan bahwa jumlah yang tepat tercatat jelas dalam Catatan Sejarah, sebuah buku sejarah besar yang ditulis oleh Sima Qian. Di dalamnya, penulis menulis, "Ketika kaisar meninggal, dia ditempatkan di istana bawah tanah. Lalu, gerbang tengah ditutup (closed) dan gerbang luar ditutup (shutdown). Semua pekerja yang berada di dalam makam, Tak ada yang lolos."

Guo menjelaskan bahwa peti mati kaisar dan semua artikel penguburannya ditempatkan di dalam pagar tengah. Ketika istana ditutup, pekerja sedang sibuk bekerja di dalamnya. Dalam hitungan detik, bagaimanapun, mereka dimakamkan bersama dengan kaisar dan menjadi korban pemakaman.

Dari deskripsi Sima Qian, Guo menympulkan bahwa istana bawah tanah memiliki tiga gerbang: gerbang luar, gerbang tengah dan gerbang dalam yang tidak disebutkan. Selain itu, dalam catatan Sima Qian, gerbang tengah adalah "closed", yang berarti pintu yang memiliki dua bilah, dan gerbang luar adalah "shut down", yang berarti pintu geser ke bawah secara vertikal. Guo percaya bahwa pintu tengah terkunci secara otomatis begitu ditutup. Ini sengaja dirancang untuk mencegah penerobosan apapun baik dari dalam maupun dari luar. Selain itu, Guo menduga gerbang dalam yang tidak disebutkan memiliki mekanisme yang sama seperti yang di tengah dan tiga gerbang terletak pada garis lurus.


Teori 3: Berapa banyak harta yang dikubur?
Makam Kaisar Qin Shi Huang dipenuhi dengan harta, batu berharga dan barang barang berharga yang langka lainnya. Menurut catatan Sima Qian, Liu Xiang, seorang sarjana terkenal sebelum Sima Qian, menulis dalam salah satu tulisannya, "Sejak jaman dahulu, tidak ada yang pernah dikubur sedemikian mewahnya sepertii Kaisar Qin Shi Huang."

Semua kata-kata kiasan tapi menarik membuat kita penasaran tentang kekayaan misterius yang dimakamkan di istana bawah tanah yang megah. Dalam Rekaman Sejarawan, orang dapat menemukan deskripsi tentang angsa liar emas, mutiara dan batu giok. Tapi apa lagi yang terletak di bawah sana?

Pada akhir 1980-an, sebuah kereta perunggu besar dilengkapi dengan patung kuda seukuran kuda asli, ditemukan di luar tembok barat istana bawah tanah Kaisar Qin Shi Huang. Temuan ini mempesona dunia tentang harta yang tersembunyi di ruang makam kaisar.

"Kaisar Qin Shi Huang sangat menyukai musik. Ia harus memiliki semua jenis alat musik dikuburkan dengan dia," tebak Guo. Baru-baru ini, lubang untuk pengorbanan ditemukan diantara dinding dalam dan dinding luar kompleks makam. Meliputi 600 meter persegi, dengan lebar  40 meter dari timur ke barat dan panjang 15 meter dari utara ke selatan. Sebagian besar artefak yang telah digali adalah patung tembikar tokoh istana, musisi dan akrobat. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai alat musik tradisional Cina, seperti Bianzhong (lonceng perunggu), telah ditemukan. Guo merasa yakin bahwa istana bawah tanah harus memiliki seluruh koleksi alat musik. Selain itu, Guo menduga bahwa mungkin ada banyak buku-buku kuno yang berharga selain harta dan permata.


Teori 4: Apakah Busur yang menembak secara otomatis berfungsi dengan baik?
Orang Cina kuno cenderung untuk mengubur harta dengan mereka. Tidak mengherankan, perampokan makam pernah merajalela di seluruh negeri. Untuk mencegah invasi dari luar makam, Kaisar Qin Shi Huang memerintahkan serangkaian jebakan. Dikatakan bahwa selain merkuri beracun, jebakan dengan panah otomatis dipasang di ruang makam untuk menghalangi perampok makam. Siapapun yang berani untuk memasuki makam, pasti akan mati.


Namun, semua senjata-senjata mematikan diduga telah terkubur di bawah tanah selama ribuan tahun. Apakah mereka masih berfungsi secara memadai sekarang? Kebanyakan orang percaya bahwa busur panah masih akan menembak jika mereka dipicu. Guo juga menyetujuinya setelah mempelajari teknologi peleburan kuno yang tercatat dalam buku sejarah.

Dalam tes modern, lapisan kromat ditemukan pada permukaan senjata yang ditemukan bersama dengan prajurit terakota. Lapisan ini berfungsi untuk membuat senjata perunggu tahan karat. Jadi, sangat mungkin bahwa busur otomatis masih dapat berfungsi dengan baik bahkan setelah ribuan tahun.

Guo berspekulasi bahwa busur otomatis ini adalah perangkat anti maling pertama di dunia. "Pengrajin diperintahkan untuk memodifikasi busur ini sedemikian rupa sehingga setiap pencuri yang mendobrak masuk akan terpanah." Dia mengutip sebuah baris dalam Catatan Sejarah untuk mendukung prediksinya.


Teori 5: Apakah mayat Kaisar Qin Shi Huang terjaga dengan baik?

Meskipun secara luas diyakini bahwa istana bawah tanah belum terganggu dalam tahun tahun terakhir, beberapa orang berpendapat bahwa tubuh kaisar telah busuk.

Menurut catatan sejarah, kaisar meninggal selama tur inspeksi. Waktu itu musim panas sehingga tubuh tidak bisa disimpan lama. Bahkan, catatan menyatakan bahwa tubuh telah mulai bau, bahkan sebelum jasad itu dibawa kembali ke ibukota.

Dalam salah satu karyanya, Guo menunjukkan bahwa adalah mungkin mayat kaisar relatif terpelihara dengan baik. Dia memiliki tiga alasan yang mendukung asumsinya. Pertama, selama era Qin, itu adalah praktik umum di kalangan bangsawan untuk menempatkan merkuri dalam kuburan mereka untuk mencegah mayat dari pembusukan. Kedua, ketika kaisar meninggal, semua pejabat terkemuka menyertainya, bersama dengan seorang dokter kekaisaran dengan keterampilan medis yang luar biasa yang dipanggil ke ranjang kematiannya. Ketiga, tes modern di tanah gundukan makam menunjukkan konsentrasi yang sangat tinggi dari merkuri. Guo menunjuk semua kondisi ini mengindikasikan kemungkinan pengawetann tubuhnya.


Source:
http://versesofuniverse.blogspot.com/2011/12/lima-teori-mengenai-piramid-kaisar-qin.html